Postingan

Mimpi

Setiap manusia pasti punya tujuan masing masing, sama hal nya diriku. Aku telah hidup dalam aliran sungai yang bermuara di suatu tempat. Membiarkan setiap detik kejadian terlewat begitu saja, tanpa memaknai nya. Mungkin untuk beberapa orang itu hal yang biasa karena manusia terbiasa lupa. Namun buat ku, kejadian yang telah lewat itu lah yang membawa kita ke tempat yang sekarang ini. Jatuh dan bangun di sebuah kehidupan, itu hal yang biasa. Karena dari situ kita akan belajar bagaimana hidup itu berjalan. Dari awal, aku bermimpi untuk menjadi seorang Dokter Gigi. Namun impian itu kandas dan aku harus berpaling ke hal lain. Di umur 20 tahun ku ini, tidak seperti teman-per-kuliahan ku lain nya, aku tidak punya mimpi seperti mereka. Disaat anak anak lain sudah siap untuk menjalankan misi mereka demi visi yang tercapai, bagimana dengan diriku? Ya, diri ini masih mengikuti alur sungai yang entar dimana ujungnya. Mimpi itu gak mesti sesuai apa yang kamu pelajari sekarang. Mimpi itu unlimited. ...

Izinkan Aku

Izinkan aku untuk sendiri. Menghirup oksigen yang tersebar di muka bumi ini. Izinkan aku untuk sendiri. Menikmati setiap detik yang lewat di hidup ini. Izinkan aku untuk sendiri. Memfokuskan diri di dunia perkuliahan. Izinkan aku untuk sendiri. Karena aku sedang menunggu seseorang yang dititipkan Tuhan untuk melindungi ku.

Apa?

Waktu berjalan dengan cepat. Saking cepatnya, tidak kusangka waktu sore datang. Dengan spontan, beberapa kata keluar dari mulut ku. Ku menanyakan status ku. Ku menanyakan untuk apa kuliah ku ini. Ku menanyakan untuk apa aku hidup. Ku menanyakan mengapa aku disini. Seperti sindrom umur 20 lain nya, Aku menanyakan tentang eksistensi ku di bumi ini. Mau jadi apakah aku di masa depan nanti? Dulu, aku bercita-cita ingin menjadi seorang dokter gigi dengan gelar ortodontis di belakang nama ku. Namun, pupus sudah harapan ku. Lalu, cita-cita ku sekarang apa? Setelah lulus nanti, mau jadi apa? Melihat teman-teman bermimpi, membuat ku semakin rendah. "Gua kepengen punya perusahaan." "Gua kepengen lanjut S3 sampe dapet gelar professor." "Gua mau jadi menteri." Aku mau jadi apa? Tolong jangan tanyakan pada ku sekarang. Sebab, aku tidak tahu jawaban nya.

Tepat

Karena masa lalu itu, Aku merasa bahwa Aku tidak pantas untuk merasakan kembali apa itu cinta Hm, cinta? Sebuah kata manis yang mudah dialami oleh remaja sepantaranku Tapi, apakah itu tertuju untuk ku? Ku rasa tidak Rindu, Rasanya ku ingin kembali merasakan kembali apa itu cinta Namun, Mungkin tidak sekarang Mungkin tidak besok Mungkin tidak minggu ini Mungkin tidak bulan ini Lalu kapan? Entah, Lebih baik ku merasakan kehampaan ini terlebih dahulu Sampai pada waktu yang Tepat

Bebas

Wah, Betapa cepat nya waktu berjalan Aku bahkan tidak sadar dengan semua ini Melihat keadaan di sekitar Semua nya berubah Titik ketidaknyamanan itu pun Sudah hilang Aku merasa bebas Aku merasa tidak terjerat lagi Dari masa lalu yang hitam nan kelam itu

Untuk Apa?

Memutar balikan waktu untuk apa? Kembali ke masa lalu untuk apa? Mengulang peristiwa yang sama untuk apa? Melakukan kesalahan yang sama untuk apa?

Teringat

Ku berjalan Melewati ramai nya kota ini Menoleh, Memandang, Melamun, Akan beberapa objek di sekitar Sebuah motor besar lewat, ku teringat Sebuah mobil sedan lewat, ku teringat Tolong keluar kan aku dari jeratan masa lalu ini